Friday, July 1, 2016

The Legend of Tarzan, Aksi Raja Rimba yang Lebih Liar


eketawa.com, Jakarta – Nama Tarzan tentu sudah tak asing lagi bagi hampir semua orang di dunia ini. Karakter yang berasal dari novel Tarzan of the Apes karya Edgar Rice Burroughs itu, memiliki mitos yang cukup menarik.


Kehidupan Tarzan di dalam hutan [email protected] kisah cintanya dengan Jane Porter telah melegenda di seluruh penjuru Bumi. Kisahnya bahkan telah diangkat ke banyak film, animasi, hingga seri televisi populer.


The Legend of Tarzan. (hdqwalls.com/ Warner Bros)


Seolah tak mau ketinggalan, Warner Bros. Pictures merilis film The Legend of Tarzan yang saat ini sudah tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Penonton pun berharap dapat merasakan suasana yang berbeda dari si Raja Rimba. Namun seperti apa film ini seutuhnya?


The Legend of Tarzan bertindak sebagai daur ulang dari kisah-kisah si Raja Rimba yang belum pernah ada sebelumnya. Film ini berlatar di tahun 1880-an [email protected] kembali memperkenalkan John Clayton III alias Tarzan, diasuh oleh para primata di hutan Rimba Afrika.


Ayahnya yang merupakan bangsawan Inggris, berkunjung ke Kongo bersama keluarga untuk urusan bisnis. Karena sebagian kejadian, John malah terdampar di hutan [email protected] diasuh oleh para primata setempat. Ternyata, kehadiran tokoh dari Belgia yang korupsi, Leon Roma, membuat semua keadaan menjadi rumit.


The Legend of Tarzan. (azkonten.net / Warner Bros)


John akhirnya berkenalan dengan Jane yang akhirnya menjadi pendamping hidupnya. Kisah lalu bergulir pada perpisahan keduanya [email protected] upaya untuk melenyapkan niat jahat Leon Roma.


Legend of Tarzan setidaknya mampu memuaskan para pecinta film yang ingin melihat petualangan si Raja Rimba dari sudut yang lebih luas. Cara direktur David Yates mengemas adegan laga dalam film ini juga dirasa cukup apik [email protected] seru.


Namun hal tersebut tidak diimbangi oleh kinerja sebagian pemainnya yang dirasa kurang mendapat chemistry. Di sebagian adegan, misalnya unsur humor dari satu aktor tidak disahut dengan baik oleh lawan mainnya.


The Legend of Tarzan. (cosmicbooknews.com)


Lalu, permasalahan yang harusnya terlihat kritis malah dibuat terlalu mudah. Sehingga apa yang telah dibangun sejak awal tak memberikan dampak yang luas bagi cerita [email protected] tidak mengguncang penonton sama sekali.


Hasilnya, The Legend of Tarzan menjadi sebuah tontonan yang dirasa agak klise bagi sebagian penikmat film. Bahkan kalau dibuat sekuel pun rasanya film ini sudah hambar untuk diaktifkan menjadi sebuah franchise.


The Legend of Tarzan. (wallpapersinsider.com / Warner Bros)


Namun jangan khawatir, kita masih bisa melihat lolongan Tarzan [email protected] aksinya saat berayun yang lebih gagah. Tubuh Alexander Skarsgård juga dirasa pas dengan aksi [email protected] karakter liarnya meskipun aktingnya terlihat seperti kurang hidup. Justru Margot Robbie [email protected] Samuel L. Jackson yang bertindak layak menuai pujian.


Sebaik [email protected] sekurang apapun The Legend of Tarzan, bagi yang menginginkan tampilan hutan rimba yang lebih buas ketimbang The Jungle Book , rasanya bisa juga menyaksikan film ini di bioskop.



Unik & Lucu untuk Eketawers- sumber:liputan6.com The Legend of Tarzan, Aksi Raja Rimba yang Lebih Liar



The Legend of Tarzan, Aksi Raja Rimba yang Lebih Liar

Add Comments


EmoticonEmoticon