Monday, January 6, 2014

Rambut Manusia Jadi Bahan Pembuat Roti!

Di balik roti yang lezat rasanya, ternyata ada zat adiktif yang terkandung di dalamnya. 
Zat ini adalah zat penghalus untuk mempercepat proses produksi yang ditambahkan pada roti. Zat ini memang dibuat di laboratorium dengan bahan-bahan alami. Namun bahan alami saja yang digunakan? Ya, rambut manusia, bulu ayam, tanduk sapi, dan lainnya. 
Potassium Bromate
Potassium Bromate bisa menyebabkan kanker ginjal dan penyakit tyroid. Penggunaan zat berbahaya satu ini sudah dilarang di negara Brazil, Uni Eropa, Peru, Korea Selatan, dan China. Para produsen roti suka menggunakan zat ini karena menghemat proses produksi. Potassium Bromate bisa mempercepat roti menjadi keras dan mengurangi waktu pembuatan roti.
Biji-bijian Olahan
Tepung yang terkandung dalam roti memang terbuat dari biji-bijian. Namun, pasti biji-bijian ini sudah kehilangan nutrisi karena telah melalui serangkaian proses. Biji-bijian ini malah membuat gula darah melonjak drastis.

Azodicarbonamide
Di Amerika Serikat dan Singapore, penggunaan Azodicarbonamide sudah dilarang karena bisa menyebabkan masalah pernapasan, asma, dan alergi bagi beberapa orang. Namun, di Indonesia beberapa produsen roti menggunakan zat ini untuk lebih melembutkan tekstur roti.

Sirup Jagung atau Fruktosa
Jenis sirup ini banyak digunakan produsen roti karena bisa membantu adonan mengembang dan memberikan warna coklat pada roti. Harganya pun lebih murah dari gula tebu biasa. Sayang, sirup jagung ini sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, sindrom metabolisme, ataupun penyakit liver.

Add Comments


EmoticonEmoticon