Tech

Whatapp Pay Akan Tersedia Di Indonesia, Ini 4 Fitur Andalanya

19

Whatapp Pay Akan Tersedia Di Indonesia: WhatsApp Pay dikabarkan akan hadir di Indonesia, lho. Fitur ini disajikan untuk memudahkan pengguna WhatsApp untuk mentransfer uang. Dengan fitur Pembayaran WhatsApp ini, transfer uang menjadi lebih efisien dari sebelumnya.

Sejauh ini rencana kehadiran fitur WhatsApp Pay baru sebatas pembicaraan dengan sejumlah pihak terkait. Namun, kehadiran fitur ini tentu sangat dinanti dan diharapkan oleh banyak pengguna aplikasi pesan on line itu.

WhatsApp Pay India Whatapp Pay Akan Tersedia Di Indonesia, Ini 4 Fitur Andalanya

Whatapp Pay Akan Tersedia Di Indonesia

Nah, ada beberapa fakta menarik tentang fitur WhatsApp Pay. Apa faktanya? Ini ulasannya.

1. WhatsApp Pay pertama kali diluncurkan di India sejak 2018

Fitur Pembayaran WhatsApp hadir pertama di India pada Februari 2018. Saat itu fitur yang diperkenalkan masih dalam Beta atau masih dalam uji coba.

Sekitar 1 juta orang di India terlibat dalam penggunaan fitur pembayaran ini. Sayangnya, penggunaan WhatsApp Pay terhalang oleh peraturan dari Pemerintah India. Karena penggunaan keberadaan fitur ini bersinggungan dengan privasi.

Mengapa India dipilih sebagai negara pertama yang meluncurkan WhatsApp Pay? Ternyata jumlah pengguna WhatsApp mencapai 350 – 400 juta menjadi pertimbangan mengapa India dipilih.

2. Cara bekerja menggunakan konsep peer-to-peer

Dengan menggunakan WhatsApp Pay, pengguna dapat mengirim uang langsung ke pengguna WhatsApp lainnya. Namun, untuk dapat mengirim uang, fitur pembayaran itu harus terhubung ke salah satu rekening bank yang telah bekerja dengan WhatsApp.

Di India, kegiatan pengiriman uang yang terjadi pada aplikasi WhatsApp telah diintegrasikan ke dalam Antarmuka Pembayaran Terpadu (UPI). Dikembangkan Perusahaan Pembayaran Nasional India (NPCI), Antarmuka Pembayaran Terpadu (UPI) adalah sebuah aplikasi smartphone yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transfer uang antar rekening bank. Pendiri WhatsApp Beli Rumah Baru Seharga Rp 1,1 Triliun

Meskipun di India cara kerjanya menggunakan konsep P2P, kabarnya di Indonesia cara kerjanya akan berbeda. Karena regulasi Bank Indonesia (BI) membuat WhatsApp mencari cara lain untuk menghadirkan fitur pembayaran Informasinya adalah WhatsApp mendekati Go-Pay, Ovo, Dana, dan LinkAja yang telah mendapatkan izin.

3. WhatsApp Pay disebut mirip dengan WeChat Pay

Apa yang sebenarnya diperkenalkan WhatsApp bukanlah ide baru. Sebelum Pembayaran WhatsApp, ada fitur pembayaran dari aplikasi perpesanan WeChat yang disebut WeChat Pay.

Bahkan, WhatsApp Pay dikatakan menyerupai WeChat Pay. Fitur pembayaran pada aplikasi WeChat disajikan pada tahun 2013. Selain transfer uang, fitur ini juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran dengan memanfaatkan QR Code. Jack Ma Pensiun, Ini 10 Bisnis Alibaba yang Medunia

Tencent sebagai pengembang aplikasi WeChat mengklaim jumlah pengguna WeChat Pay pada 2017 telah mencapai 600 juta pengguna. Jumlah ini melebihi pencapaian Alipay yang dimiliki oleh Alibaba.

Hebatnya, WeChat Pay akan menjadi pesaing potensial untuk Visa, Mastercard dan American Express. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Berkshire Hathaway, Charlie Munger pada tahun 2018.

4. CEO Facebook Mark Zuckerberg sangat antusias dengan peluncuran fitur ini

Peluncuran WhatsApp Pay di India pada tahun 2018 menerima respons positif dari CEO Facebook Mark Zuckerberg. Kelahiran fitur pembayaran ini di aplikasi WhatsApp membuatnya bersemangat. Apalagi keberadaan fitur akan membantu banyak orang.

Seperti yang Anda ketahui, WhatsApp adalah bagian dari Facebook. Bersama dengan Instagram, Oculus, dan Calibra, WhatsApp adalah anak perusahaan dari Facebook. Itu berarti ada bagian Mark Zuckerberg dalam aplikasi WhatsApp.

Setelah India, di masa depan fitur pembayaran akan aktif di sejumlah negara, termasuk Indonesia. India, Indonesia, dan negara-negara itu direncanakan menjadi pilot untuk penggunaan fitur pembayaran itu.

Ya, itulah fakta tentang WhatsApp Pay, yang telah aktif di India dan akan dirilis di Indonesia. Apa yang kamu pikirkan? Apakah fitur pembayaran ini benar-benar perlu untuk mendukung kegiatan transaksi Anda nanti?

Loading...