Lifestyle

Siswa SMA Asal Kalteng Temukan Obat Kanker, Ternyata Bahan Bakunya Mudah Ditemukan!

16

Siswa SMA Asal Kalteng Temukan Obat Kanker: Indonesia telah membuat prestasi lain di panggung internasional melalui prestasi putra dan putri negaranya yang unggul. Kali ini datang dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah, di mana tiga siswa bernama Yazid, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya Maharani memenangkan juara dunia untuk penemuan obat kanker. Yang menarik, mereka bertiga menggunakan tanaman lokal yang ternyata memiliki manfaat besar.

Dilaporkan dari regional.kompas.com Bahan baku alami dalam bentuk batang pohon tunggal atau dalam bahasa Dayak disebut Bajakah. Tumbuhan ini sendiri diperoleh di hutan Kalimantan Tengah. Berkat inovasi yang dibuat, ketiga siswa SMAN 2 Palangkaraya berhasil membuat Indonesia terkenal di mata masyarakat internasional sampai mereka muncul sebagai juara. Seperti apa mereka menemukan obat untuk kanker.

Mulai dari informasi satu siswa hingga akhirnya diperiksa

Penemuan tanaman yang kemudian membuat kedua siswa SMAN 2 Palangkaraya menang di kompetisi internasional, dimulai dengan informasi yang diberikan oleh Yazid. Dilaporkan dari regional.kompas.com, katanya tentang tanaman di hutan Kalimantan Tengah, yang biasa digunakan keluarganya untuk menyembuhkan kanker, bahkan mencapai stadium empat.

Oleh seorang guru biologi bernama Helita, ketiga siswa kemudian melakukan studi mendalam tentang tanaman yang disebut Bajakah. Ini kemudian dilakukan dalam tes pendahuluan di laboratorium sekolah, diikuti oleh tes sampel penelitian lebih lanjut menggunakan dua anak tikus betina. Selama percobaan, hewan itu disuntik dengan tumor atau zat pertumbuhan sel kanker.

Hasil isi kayu yang ternyata memiliki senyawa khusus

Setiap anak anjing ada di sana, lalu diberikan obat yang berbeda. Satu tikus dikeringkan dari cairan bawang Dayak, sementara yang lain menggunakan air matang dari batang kayu. Hasilnya cukup mengejutkan. Tikus yang meminum cairan bawang dayak kemudian mati setelah 50 hari, sementara yang lain selamat berkat air rebusan kayu.

Ketiga siswa yang berhasil menemukan khasiat dari kayu bajakah Siswa SMA Asal Kalteng Temukan Obat Kanker, Ternyata Bahan Bakunya Mudah Ditemukan!
Siswa penemu obat kanker

Sekolah dari ketiga siswa tersebut kemudian berkolaborasi dengan laboratorium di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk memeriksa tingkat yang ada dalam kayu. Setelah hasilnya keluar, hasil tes laboratorium menemukan level fenolik, steroid, tanin, alkonoid, saponin, terpenoiduntuk alkonoid. Dari informasi tertulis yang dikeluarkan oleh universitas, ketiga siswa dibantu oleh pengawas untuk mengolah kayu bajakan menjadi bubuk teh siap pakai.

Memenangkan juara dunia berkat penyembuhan kankernya

Pada Mei 2019, ketiga siswa SMA 2 Palangkaraya berpartisipasi dalam kompetisi 2019 Youth National Science Fair (YNSF) di Bandung. Tidak disangka, seduhan teh yang terbuat dari kayu bajakan keluar sebagai pemenang dan berhak atas medali emas. Berkat kesuksesan di Bandung, ini membuka peluang bagi ketiga siswa untuk bersaing di kancah internasional. Sayangnya, Yazid tampaknya tidak ikut serta ketika rekan-rekannya muncul di kompetisi internasional di acara World Invention Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan.

%name Siswa SMA Asal Kalteng Temukan Obat Kanker, Ternyata Bahan Bakunya Mudah Ditemukan!

Berbekal batang kayu olahan, sekali lagi keduanya keluar sebagai juara dan kembali memenangkan medali emas. Bahkan, salah satu siswa bernama Aysa Aurealya Maharani tidak yakin membawa karyanya ke tingkat internasional. Sangat tidak terduga bahwa kami menang lagi di tingkat internasional, dengan memenangkan kejuaraan dunia ilmu kehidupan di acara World Invention Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan. Kami kembali memenangkan medali emas dengan menyingkirkan 22 negara yang bersaing pada saat itu, “kata Aysa regional.kompas.com.

Prestasi yang dibuat oleh tiga siswa sekolah menengah di atas membuktikan bahwa tanah Indonesia memiliki banyak potensi besar melalui tanaman. Jika diproses dan dikembangkan secara serius, adalah mungkin bagi Indonesia untuk menghasilkan terobosan dalam penyembuhan kanker melalui perawatan alami. Wow, jadi Anda bangga, Boombastis Friends.

Loading...